PRINSIP-PRINSIP ASURANSI

Nama  : Eka Nurul Aisah

kelas : 3 DF02

npm :52211348

kelompok : 2

Tugas

PRINSIP-PRINSIP ASURANSI

Pengertian Asuransi

Asuransi adalah sebuah sistem untuk merendahkan kehilangan finansial dengan menyalurkan risiko kehilangan dari seseorang atau badan ke lainnya

 

Perbedaan Asuransi dengan Aktivitas-aktivitas lain

Perbedaan Asuransi Jiwa dengan Asuransi Umum

 

Asuransi Jiwa

Asuransi Umum

1

Yang diasuransikan adalah kesehatan dari pemegang polis asuransi

Yang diasuransikan biasanya benda mati

 

Pemberian ganti rugi lebih cepat dan biasanya gratis

Pemberian ganti rugi memerlukan waktu berminggu minggu, dan klaim asuransi tidak gratis

 

 

Perbedaan Asuransi dengan Perjudian

 

Asuransi

perjudian

1

Bertujuan mengurangi risiko yang sudah ada

Risiko semula belum ada dan baru muncul sesuah orang ikut berjudi

2

Bersifa sosial terhadap masyarakat dan dpt memberi keuntungan tertentu

Bersifat “tidak sosial” bisa mengacaukan rumah tangga / masyarakat

3

Besarnya risiko dapat diketahui dan dapat diukur besarnya kemungkinannya

Besarnya risiko tidak dapat diketahui dan tidak dapat diukur kemungkinannya

4

Kontraknya tertulis dan mengikat kedua belah pihak

Konrakny tidak tertulis dan realisasinya tergantung etikat baik masing-masing pihak yg  terlibat

 

 

Perbedaan Asuransi dengan Spekulasi

 

Asuransi

Spekulasi

1

Kontrak persetujuannya adalah pertanggungan

Kontrak persetujuannya adalah jual beli

2

Risiko yang ditangani adalah kerugian yang mungkin timbul

Risiko yang ditangani adalah kemungkinan perubahan harga

3

Transaksi asuransi bagaimanapun juga lebih menguntungkan ( operasinya berdasarkan hukum bilangan besar) sehinga dapat mengurangi risiko yang ada

Risiko tidak berkurang hanya berpindah kepada orang lain yang sanggup menanggung risiko tsb

 

Perbedaan Asuransi Jiwa dengan Asuransi Umum

 

Asuransi

bonding

1

Meliputi dua pihak utama

Meliputi tiga pihak utama

2

Pihak penjamin tidak mempunyai hak menagih kembali kepada tertanggung

Pihak penjamin mempunyai hak menagihkepada principal terhadap apa yg telah dibayarkan kepada obligee

3

Tujuan utamanya menyebarkan kerugian diantara sesama kelompok tertangngung

Fungsi utamanya peminjaman/kredit dari surity kepad aprincipal untuk endapatkan bunga

4

Sifat risikonya  menutup kerugian seseorang tanpa harus mengenal secar apribadi tertanggung

Sifat risikonya menjamin kejujuran dan kemampuan seseorang . Jadi surity harus mengenal principal secar apribadi

5

Kontrak dapat dibatalkan oleh penangngung bila tertanggung tidak memenuhi kewajibannya sesuai dengan perjanjian

Surity tdk dpt membatalkan kontraknya meskipun principel tdk dpt memenuhi kewajibannya kepada surity

 

Perbedaan Asuransi Jiwa dan Tabungan

 

 

Asuransi Jiwa

Tabungan

1

Besarnya uang yg diterima dapat ditentukan sendiri oleh pemegang poling pada saat perjanjian dibuat

Besarnya uang yang akan diterima tergantung pad kemauan si penabung kalau kemauannya makin besar yg akan diterima makin tinggi

2

Ada unsusr keharusan (wajib) untuk membayar premi seecara teratur

Tidak ada unsur keharusan, boleh menabung boleh tidak

3

Besarnya premi  yg harus dibayar ditetapkan berdasarkan hitungan aktuaria

Tergantung kemauan si penabung

4

Terdapat fungsi proteksi finansial

Tidak terdapat fungsi proteksi thd risiko

5

Pada saat klaim uangnya sudah pasti walau baru membayar sedikit

Besarnya jumlah uang yg dirima tergantung jumlah tabungan

6

Bersifat kolektif

Bersifa individual

 

 

 

 

 

 

Resiko pihak  Penanggung dan Resiko pihak Tertanggung

 

Manfaat asuransi bagi tertanggung bertujuan untuk memperoleh rasa aman dan ketenangan bagi dirinya maupun bagi harta bendanya, dan sekaligus agar mendorong para pengusaha agar lebih berani memajukan usahanya tanpa harus memikirkan besarnya resiko yang akan terjadi karena resiko tersebut telah beralih kepada penanggung.

 

Secara umum tujuan dari perusahaan asuransi adalah unutk mencari keuntungan, disamping itu juga turut menyediakan lapangan perkerjaan apabila penggung membutuhkan karyawan. tujuan khusus dari asuransi adalah untuk menciptakan rasa aman dan tentram bagi para nasabahnya, karena resiko yang akan mereka alami akan beralih kepada penanggung, selain itu asuransi juga akan mendorong para pengusaha untuk lebih berani memperbesar usahanya sehingga akan menyerap banyak tenaga kerja, yang akan berimbas pada keseimbangan kesejahteraan rakyat.

 

Sumber:

        http://widyo.staff.gunadarma.ac.id

      wikepedia.com

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s